Home > an Freunde denken > An Old Buddy Founded part II

An Old Buddy Founded part II

Nah, kebutulan adeknya si kakak adalah teman sekelas abangku waktu di SMU dulu. Nama adeknya Rozi dan nama abangku Ary. Mereka berdua terhubung oleh Facebook. Di Facebook milik Rozi itu lah aku cari nama kakak dan voila! aku menemukannya! wuiiih…suenengnya gak ketolongan. Aku menemukan kakaaaak! teriakku pada waktu itu. Hahaha…
Beneran! hatiku sueneng banget. Dulu kakak itu begitu bersinar di mata kami. Bagiku pribadi, kakak adalah seorang panutan dan pemotivator sejati. Aku banyak belajar dari kakak sedari SMU dulu, bahkan sampai sekarang. Wah kalo dijabarkan di sini terlalu panjang dan gak etis. Aku ingin para pembaca sendiri yang mencari tahu seperti apa sosok kakak yang sedang aku bicarakan di sini. Di jamin, kalo udah berteman dengan kakak pasti gak mau berhenti mengobrol dengan dia.
Mereka banyak berubah physically and mentally. Cerita tentang Mira akan dituliskan di lain rubrik. Di sini aku bercerita tentang kakak dulu. Jadi si kakak sudah berubah physically and mentally. Wajahnya masih tetap manis seperti dulu meskipun sudah tidak muda lagi. Bukan begitu kak? hahahaha…kalo dulu kakak gak mengenakan kacamata sekarang mengenakan. Siapa sangka si kakak sekarang berprofesi sebagai dosen? awalnya aku malah menduga kakak berprofesi sebagai pemerhati politik dan ternyata dugaan itu salah. Tapi memang seperti itulah si kakak sedari dulu; senang bercanda, mengobrol, masih addict dengan buku, apalagi? dari dulu kakak memang seorang perencana yang bagus. Pasti, ada beberapa sifat dan karakter lainnya yang berubah. Misalnya kalau dulu kakak itu pemalu, sekarang malah malu-maluin. Ahahaha…ini beneran. Aku memperhatikannya secara kasat mata saja. Tidak usahlah aku ceritakan di sini soalnya bisa malu si kakak kalau dia membaca tulisan ini. Lagipula, aku gak akan menilai kakak lebih rinci sebab aku bukan ahlinya dalam menilai pribadi orang lain.
Aku gembira, sangat gembira karena di penghujung tahun ini aku bertemu kakak kembali. Bisa menjadi teman kakak merupakan kebanggaan. Baiklah, mungkin reaksiku sedikit berlebihan dalam hal ini. Tapi begitulah yang aku rasakan saat ini. Ada istilah seperti ini, “dapat kawan baru, lupa kawan lama.” artinya seseorang bisa dengan mudah melupakan orang-orang terkait dalam kehidupannya di masa lalu dengan beribu-ribu alasan. Tapi si kakak gak seperti itu, itulah yang membuatku senang setengah mati. Terima kasih ya Kak karena telah sudi menjadi temanku. Owh! sampai sekarang aku masih gak percaya bahwa kakak mau berteman denganku, serius! Aku kan udah bilang dari awal, dulu kakak begitu bersinar di mata kami. Kami yang masih culun itu, hihihi.
Waktu bulan puasa kemarin, ada acara tahunan yang digelar di depan Istana Maimun. Nama acaranya, Ramadhan Fair. Aku sengaja mengatur waktu agar kami bertiga; aku, Mira dan Kakak bisa bertemu dalam satu momen. Aku dan Mira menunggu kakak selama dua jam. Hahaha, ini adalah kejadian yang ke dua kalinya di dalam hidupku yaitu menunggu seseorang bersama Mira, sekali lagi bersama Mira! Akhirnya, kakak pun datang. Kami segera mencari tempat yang asik untuk mengobrol panjang-lebar. Sayang, gak lama hujan pun turun. Pertemuan pun terpaksa berakhir, tapi…hahaha…ini berkat Mira juga kami akhirnya memiliki satu foto bersama pada hari itu. Hanya satu foto yang bagus, selebihnya ancurrr…hahaha…
I am so lucky coz we’re a bestfriend. Kakak means a lot in my life and our friendship is the precious thing for me. I wish that our friendship will be evergreen. If you ask me,why? I haven’t found the answer yet. It’s just what I’m feeling.

[title An Old Buddy Founded…Part Two

Categories: an Freunde denken
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: